Tutorial Cara Menggunakan Timbangan Analitik Yang Benar Leave a comment

Timbangan analitikatau analytical balance adalah jenis alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda dalam takaran kecil. Timbangan analitik dibagi menjadi 2 tipe, yaitu timbangan digital dan analog.

Timbangan analitik merupakan jenis timbangan yang sangat sensitif terhadap bahan yang ditimbang.

Kegunaan alat laboratorium ini sangat membantu mahasiswa, pengajar, peneliti yang melakukan kegiatan dilaboratorium seperti praktikum maupun penelitian.

Langkah persiapan dan cara setting timbangan analitik digital :

Sebelum menggunakan timbangan, pastikan kondisi timbangan dalam kondisi seimbang (leveled) dan menunjukan angka nol.

  • Lihat tanda tera untuk mengecek keseimbangan

Dengan cara melihat gelembung udara dalam wadah yang ada di bagian belakang timbangan. Letakkan timbangan dimeja datar. Usahakan gelembung berada di tengah.

Jika posisi gelembung tidak ditengah, setting dengan memutar screw (skrup) dibawah timbangan. Membuat gelembung berada ditengah disebut dengan kalibrasi.

  • Menyalakan timbangan digital

Ketika timbangan analitik sudah disetting, tutup semua penutup kaca dan tekan tombol ON di bagian depan timbangan. Hubungkan timbangan analitik dengan catu daya.

Timbangan akan menyala dan menunjukan angka nol. Jumlah angka nol setelah koma menunjukan tingkat ketelitian timbangan analitik.

Prosedur menimbang bahan berbentuk cair dan serbuk dengan timbangan analitik digital

Dimulai dengan memilih wadah. Anda perlu memilih wadah yang tepat ketika menimbang bahan, baik cairan maupun serbuk, karena ada beberapa bahan yang sifatnya higroskopis, korosi dan volatil. Untuk wadah cairan, anda dapat menggunakan gelas ukur atau gelas piala.

Urutan penggunaan timbangan dapat dilakukan ketika tahapan persiapan diatas sudah dilakukan :

  1. Letakkan wadah diatas pan (piring) dan tutuplah penutup timbangan.
  2. Tekan tombol Tare pada neraca. Monitor akan menampilkan angka nol karena massa wadah telah direset. Anda akan mengetahui bobot sampel secara langsung.
  3. Ambil bahan yang akan ditimbang dan letakkan diatas wadah. Anda perlu berhati-hati. Jangan sampai tertumpah mengotori timbangan. Jangan menekan tombol apapun pada langkah ini.
  4. Tutup semua pintu kaca dan baca angka yang tertera dimonitor. Pada langkah ini ada dapat menambah dan mengurangi bahan untuk mendapatkan bobot yang diinginkan.
  5. Catat bobot benda yang ditimbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *