Menimbang Beban Kendaraan Dengan Jembatan Timbang Demi Keselamatan Diperjalanan Leave a comment

Banyak diantara kita yang belum mengetahui apa itu jembatan timbang, dan bagaimana bentuk dari jembatan timbang. Padahal, tanpa kita sadari, mungkin kita sudah pernah melihat jembatan timbang jika kita pernah pergi ke tempat umum yang dimana ramai dengan aktivitas kendaraan besar seperti pelabuhan dan Bandara.

Bahkan pada saat diadakannya pemantauan lalu lintas oleh kepolisian. Para polisi juga menggunakan Timbangan kendaraan yang bisa di bawa kemana saja karena mempunyai ukuran yang kecil dan portable.

Jembatan timbang sendiri adalah jembatan untuk menimbang berat atau bobot sebuah truck maupun kendaraan besar lainnya seperti mobil atau mesin menghalus jalan, mobil pengaduk semen, truck besar dan lain sebagainya.

Dengan adanya jembatan timbang maka akan bisa mengetahui berat kendaraan-kendaraan besar sehingga akan bisa memprediksikan muatan minimum yang akan dibawa dalam operasinya.

Kenapa harus ditimbang terlebih dahulu? Alasannya karena demi mengurangi resiko kecelakaan yang dapat merugikan banyak orang dan juga bisa merusak jalan dan jembatan.

Apalagi dengan cuaca ekstrim yang terjadi sekarang. Jalan dan jembatan lebih rentan rusak karena beban kendaraan yang lewat.

Jembatan timbang sendiri memang dicipatakan untuk menimbang kendaraan roda empat maupun lebih. Penggunaan jembatan timbang ini sendiri digunakan sebelum mobil tersebut dipasarkan sehingga dapat diprediksi muatan yang akan dipakai oleh orang tersebut.

Berikut cara pengoprasian jembatan timbang:

  1. Memeriksa peralatan sebelum digunakan; seperti fungsi dari masing-masing bagian jembatan timbangan akan berjalan dengan baik sehingga tidak ada kesalahan yang akan terjadi.
  2. Memasukkan truck atau kendaraan yang akan ditimbang sedara perlahan dan lurus; hal ini dilakukan agar kendaraan akan tertimbang dengan benar layaknya menimbang berat badan manusia, menimbang berat truck juga harus bersih dan tidak ada beban apapun yang menempel pada kendaraan tersebut.
  3. Jangan lupa untuk menjaga suhu pada saat menimbang truck, hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan data bobot dari kendaraan tersebut. Mengapa? karena alat berat seperti jembatan timbangan memiliki kesensitifits yang tinggi bada sesuatu yang ada di sekelilingnya.

Perlu diingat bahwa jembatan timbangan juga memiliki batas maximum dalam beban penimbangan yaitu 30-40 ton. Bila kapasitas melebihi dari yang telah diperkirakan maka bukan tidak mungkin jembatan timbang akan mengalami kerusakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *